حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ، حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا، حَدَّثَنَا عَطِيَّةُ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، أَنَّ النَّبِيَّ ـ صلى الله عليه وسلم ـ قَالَ ‏"‏ إِنَّ لِي حَوْضًا مَا بَيْنَ الْكَعْبَةِ وَبَيْتِ الْمَقْدِسِ أَبْيَضَ مِثْلَ اللَّبَنِ آنِيَتُهُ عَدَدُ النُّجُومِ وَإِنِّي لأَكْثَرُ الأَنْبِيَاءِ تَبَعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ ‏"‏ ‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan dari Hudhaifah bahwa Rasulullah (ﷺ) berkata

“Tanganku lebih luas dari jarak antara Alah dan 'Aden.Demi Dia yang di tangan-Nya jiwaku berada, bejanya lebih banyak dari jumlah bintang, dan lebih putih dari susu dan lebih manis dari madu. Demi Dia yang di Tangan-Nya jiwaku, aku akan mengusir manusia dari manusia yang mengusir unta-unta asing dari wadahnya.” Dikatakan: “Wahai hamba Allah, maukah Engkau mengenali kami?” Beliau menjawab: “Ya, kamu akan datang kepadaku dengan wajah, tangan dan kaki yang bercahaya, karena wudhu, dan ini bukan untuk siapa pun kecuali kamu”.