Muwatta Malik
Book 16, Hadith 4
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَهْلَ الْعِلْمِ يَقُولُونَ إِذَا مَاتَتِ الْمَرْأَةُ وَلَيْسَ مَعَهَا نِسَاءٌ يُغَسِّلْنَهَا وَلاَ مِنْ ذَوِي الْمَحْرَمِ أَحَدٌ يَلِي ذَلِكَ مِنْهَا وَلاَ زَوْجٌ يَلِي ذَلِكَ مِنْهَا يُمِّمَتْ فَمُسِحَ بِوَجْهِهَا وَكَفَّيْهَا مِنَ الصَّعِيدِ . قَالَ مَالِكٌ وَإِذَا هَلَكَ الرَّجُلُ وَلَيْسَ مَعَهُ أَحَدٌ إِلاَّ نِسَاءٌ يَمَّمْنَهُ أَيْضًا . قَالَ مَالِكٌ وَلَيْسَ لِغُسْلِ الْمَيِّتِ عِنْدَنَا شَىْءٌ مَوْصُوفٌ وَلَيْسَ لِذَلِكَ صِفَةٌ مَعْلُومَةٌ وَلَكِنْ يُغَسَّلُ فَيُطَهَّرُ .
Terjemahan
Malik mendengar orang-orang yang berilmu berkata: «Apabila seorang perempuan meninggal dan tidak ada bersamanya perempuan-perempuan yang memandikannya, dan tidak ada seorang pun dari kerabat mahram yang mengurus hal itu untuknya, dan tidak ada suami yang mengurus hal itu untuknya, maka ia ditayammumkan, lalu wajahnya dan kedua tangannya diusap dengan tanah.»
Malik berkata: «Dan apabila seorang laki-laki meninggal dan tidak ada bersamanya seorang pun kecuali perempuan-perempuan, maka mereka juga mentayammumkannya.»
Malik berkata: «Dan untuk memandikan jenazah menurut kami tidak ada sesuatu yang ditetapkan, dan tidak ada tata cara yang diketahui untuk hal itu, akan tetapi ia dimandikan lalu disucikan.»