Muwatta Malik

Book 56, Hadith 5

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَلْقَمَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ بِلاَلِ بْنِ الْحَارِثِ الْمُزَنِيِّ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ إِنَّ الرَّجُلَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللَّهِ مَا كَانَ يَظُنُّ أَنْ تَبْلُغَ مَا بَلَغَتْ يَكْتُبُ اللَّهُ لَهُ بِهَا رِضْوَانَهُ إِلَى يَوْمِ يَلْقَاهُ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلَمِةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ مَا كَانَ يَظُنُّ أَنْ تَبْلُغَ مَا بَلَغَتْ يَكْتُبُ اللَّهُ لَهُ بِهَا سَخَطَهُ إِلَى يَوْمِ يَلْقَاهُ ‏"‏ ‏.‏
Terjemahan

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya seorang laki-laki mengucapkan suatu kalimat yang berasal dari keridhaan Allah, ia tidak menyangka bahwa kalimat itu akan mencapai apa yang dicapainya; Allah menuliskan baginya keridhaan-Nya karena kalimat itu sampai hari ia bertemu dengan-Nya. Dan sesungguhnya seorang laki-laki mengucapkan suatu kalimat yang berasal dari kemurkaan Allah, ia tidak menyangka bahwa kalimat itu akan mencapai apa yang dicapainya; Allah menuliskan baginya kemurkaan-Nya karena kalimat itu sampai hari ia bertemu dengan-Nya.”