Shalat malam selama Ramadhan - Bagian 3 Mishkat al-Masabih 1308

Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:" إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُومُوا لَيْلَهَا وَصُومُوا يَوْمَهَا فَإِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَنْزِلُ فِيهَا لِغُرُوبِ الشَّمْسِ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُولُ: أَلَا مِنْ مُسْتَغْفِرٍ فَأَغْفِرَ لَهُ؟ أَلَا مُسْتَرْزِقٌ فَأَرْزُقَهُ؟ أَلَا مُبْتَلًى فَأُعَافِيَهُ؟ أَلَا كَذَا أَلَا كَذَا حَتَّى يطلع الْفجْر ". رَوَاهُ ابْن مَاجَه
Terjemahan

'Ali melaporkan Rasulullah berkata, “Ketika Sya'ban tiba tengah malam, habiskan malam dengan shalat dan puasalah di siang hari, karena di dalamnya Tuhan Yang Mahatinggi turun saat matahari terbenam ke langit yang paling rendah dan berkata, 'Apakah tidak ada orang yang meminta ampunan agar aku bisa mengampuninya? Apakah tidak ada orang yang meminta rezeki supaya Aku dapat memberikannya? Apakah tidak ada seorang pun yang menderita supaya Aku dapat membebaskannya? Apakah tidak ada itu dan itu? Bukankah ada yang demikian dan itu?” Sampai fajar datang.” Ibnu Majah mengirimkannya.