Kebajikan Doa - Bagian 3 Mishkat al-Masabih 637
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الظُّهْرَ بِالْهَاجِرَةِ وَلَمْ يَكُنْ يُصَلِّي صَلَاةً أَشَدَّ عَلَى أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْهَا فَنَزَلَتْ (حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَى)
وَقَالَ إِنَّ قَبْلَهَا صَلَاتَيْنِ وَبَعْدَهَا صَلَاتَيْنِ. رَوَاهُ أَحْمد وَأَبُو دَاوُد
Terjemahan
Zaib b. Thabit mengatakan bahwa Rasulullah biasa shalat tengah hari dalam cuaca yang sangat panas, tidak melakukan shalat yang lebih keras kepada teman-temannya daripada itu. Kemudian diturunkan, “Dan perhatikanlah shalat dan salat tengah” (Al-Qur'an, 2:238) dan dia berkata, “Sebelum itu ada dua waktu sholat dan sesudahnya ada dua waktu salat.” Ahmad dan Abu Dawud mengirimkannya.