Mishkat al-Masabih
Mishkat al-Masabih 655
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسلم قَالَ: «إِذا نُودي للصَّلَاة أدبر الشَّيْطَان وَله ضُرَاطٌ حَتَّى لَا يَسْمَعَ التَّأْذِينَ فَإِذَا قَضَى النِّدَاءَ أَقْبَلَ حَتَّى إِذَا ثُوِّبَ بِالصَّلَاةِ أَدْبَرَ حَتَّى إِذَا قَضَى التَّثْوِيبَ أَقْبَلَ حَتَّى يَخْطِرَ بَيْنَ الْمَرْءِ وَنَفْسِهِ يَقُولُ اذْكُرْ كَذَا اذْكُرْ كَذَا لِمَا لَمْ يَكُنْ يَذْكُرُ حَتَّى يَظَلَّ الرجل لَا يدْرِي كم صلى»
Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, “Ketika panggilan salat dikumandangkan, setan berpaling sambil kentut agar tidak mendengar azan. Setelah azan selesai, ia kembali. Ketika iqamah dikumandangkan, ia berpaling lagi. Setelah iqamah selesai, ia kembali dan mengganggu pikiran seseorang seraya berkata, ‘Ingat ini, ingat itu,’ mengingatkannya pada hal-hal yang sebelumnya tidak terpikir olehnya, hingga orang itu tidak tahu berapa rakaat yang telah ia salatkan.”