عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الْإِمَامُ ضَامِنٌ وَالْمُؤَذِّنُ مؤتمن الله أَرْشِدِ الْأَئِمَّةَ وَاغْفِرْ لِلْمُؤَذِّنِينَ» . رَوَاهُ أَحْمَدُ وَأَبُو دَاوُدَ وَالتِّرْمِذِيُّ وَالشَّافِعِيُّ وَفِي أُخْرَى لَهُ بِلَفْظِ المصابيح
Terjemahan

Abu Huraira melaporkan Rasulullah berkata, “Mu'adhdhin akan menerima pengampunan sejauh suaranya mencapai, dan setiap tempat yang lembap dan kering akan bersaksi atas namanya; dan barangsiapa menghadiri shalat akan mencatat dua puluh lima doa untuknya dan akan mendapat penebusan atas dosa-dosa yang dilakukan di antara setiap dua waktu sholat.” Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah mengirimkannya, dan Nasa'i mengirimkan ke “setiap tempat yang lembap dan kering akan bersaksi atas namanya,” menambahkan “dan dia akan mendapat pahala yang sama dengan mereka yang berdoa.”