Masjid dan Tempat Shalat - Bagian 2 Mishkat al-Masabih 732

Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ: نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ تَنَاشُدِ الْأَشْعَارِ فِي الْمَسْجِدِ وَعَنِ الْبَيْعِ وَالِاشْتِرَاءِ فِيهِ وَأَنْ يَتَحَلَّقَ النَّاسُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ قَبْلَ الصَّلَاةِ فِي الْمَسْجِدِ. رَوَاهُ أَبُو دَاوُد وَالتِّرْمِذِيّ
Terjemahan

'Amr b. Syu'aib atas otoritas ayahnya melaporkan kakeknya mengatakan bahwa Rasulullah melarang membacakan puisi di masjid, membeli dan menjual di dalamnya, dan duduk dalam lingkaran di masjid pada hari Jumat sebelum shalat. Abu Dawud dan Tirmidhi mengirimkannya.