Masjid dan Tempat Shalat - Bagian 2 Mishkat al-Masabih 738
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ: نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُصَلَّى فِي سَبْعَةِ مَوَاطِنَ: فِي الْمَزْبَلَةِ وَالْمَجْزَرَةِ وَالْمَقْبَرَةِ وَقَارِعَةِ الطَّرِيقِ وَفِي الْحَمَّامِ وَفِي مَعَاطِنِ الْإِبِلِ وَفَوْقَ ظَهْرِ بَيْتِ اللَّهِ ". رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَابْنُ مَاجَهْ
Terjemahan
Ibnu Umar mengatakan bahwa ada tujuh tempat di mana Rasulullah melarang orang untuk berdoa
tempat pembuangan tanah, rumah jagal, kuburan, tengah jalan, pemandian, tempat-tempat di mana unta berlutut untuk minum, dan di atap Rumah Tuhan. Tirmidhi dan Ibnu Majah mengirimkannya.