Masjid dan Tempat Shalat - Bagian 3 Mishkat al-Masabih 745

Teks hadis bahasa Arab
وَعَن مَالك قَالَ: بَنَى عُمَرُ رَحَبَةً فِي نَاحِيَةِ الْمَسْجِدِ تُسَمَّى الْبُطَيْحَاءَ وَقَالَ مَنْ كَانَ يُرِيدُ أَنَّ يَلْغَطَ أَوْ يُنْشِدَ شِعْرًا أَوْ يَرْفَعَ صَوْتَهُ فَلْيَخْرُجْ إِلَى هَذِهِ الرَّحَبَةِ. رَوَاهُ فِي الْمُوَطَّأِ
Terjemahan

Malik mengatakan bahwa 'Umar membangun halaman yang disebut al-Butaiha' di lingkungan masjid dan berkata, “Jika ada yang ingin membuat keributan, atau membacakan puisi, atau meninggikan suaranya, dia harus pergi ke halaman ini.” Dia menuliskannya dalam al-Muwatta'.