Menyebutkan Tuhan setelah Shalat - Bagian 1 Mishkat al-Masabih 960

Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَلَّمَ لَمْ يَقْعُدْ إِلَّا مِقْدَارَ مَا يَقُولُ: «اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجلَال وَالْإِكْرَام» . رَوَاهُ مُسلم
Terjemahan

'Aisyah berkata bahwa ketika Rasulullah mengucapkan salam, dia tidak duduk lebih lama dari yang dibutuhkan untuk berkata, “Ya Tuhan, Engkau adalah Damai, dan damai datang dari-Mu. Terpujilah Engkau, wahai Pemegang Kemuliaan dan Kehormatan. Muslim menularkannya.