Waktu Dilarang Shalat - Bagian 1 Mishkat al-Masabih 1040
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ: ثَلَاثُ سَاعَاتٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ينهانا أَن نصلي فِيهِنَّ أَو نَقْبُرَ فِيهِنَّ مَوْتَانَا: حِينَ تَطْلُعُ الشَّمْسُ بَازِغَةً حَتَّى تَرْتَفِعَ وَحِينَ يَقُومُ قَائِمُ الظَّهِيرَةِ حَتَّى تَمِيلَ الشَّمْسُ وَحِينَ تَضَيَّفُ الشَّمْسُ لِلْغُرُوبِ حَتَّى تغرب. رَوَاهُ مُسلم
Terjemahan
Uqba b. 'Amir berkata
Ada tiga kali di mana Rasul Allah melarang kita untuk berdoa atau menguburkan orang mati kita - ketika matahari mulai terbit sampai terbit sepenuhnya, ketika matahari berada pada puncaknya pada tengah hari sampai melewati garis meridian, dan ketika matahari mendekati terbenam hingga terbenam. Muslim menularkannya.