وَعَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ مَنَاكِبَنَا فِي الصَّلَاةِ وَيَقُولُ: «اسْتَوُوا وَلَا تَخْتَلِفُوا فَتَخْتَلِفَ قُلُوبكُمْ ليليني مِنْكُم أولُوا الْأَحْلَامِ وَالنُّهَى ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ» . قَالَ أَبُو مَسْعُودٍ: فَأَنْتُمُ الْيَوْمَ أَشَدُّ اخْتِلَافا. رَوَاهُ مُسلم
Terjemahan
Abu Mas'ud al-Ansari dijo

Rasulullah selalu menyentuh bahu kami pada saat shalat dan berkata, “Janganlah kamu bersikap tidak teratur, maka hatimu tidak beraturan. Hendaklah orang-orang yang tenang dan bijaksana berada di dekat-Ku, kemudian orang-orang yang berada di sebelah mereka, kemudian orang-orang yang berada di sebelah mereka. Abu Mas'ud berkata, “Saat ini kamu jauh lebih tidak teratur.” Muslim menularkannya.