Dorongan untuk bangun di Malam Hari - Bagian 1 Mishkat al-Masabih 1220

Teks hadis bahasa Arab
وَعَنِ الْمُغِيرَةِ قَالَ: قَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى تَوَرَّمَتْ قَدَمَاهُ فَقِيلَ لَهُ: لِمَ تَصْنَعُ هَذَا وَقَدْ غُفِرَ لَكَ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكِ وَمَا تَأَخَّرَ؟ قَالَ: «أَفَلَا أَكُونُ عَبْدًا شَكُورًا»
Terjemahan

Al-Mughira mengatakan bahwa Nabi bangun di malam hari sedemikian rupa sehingga kakinya menjadi bengkak. Ketika ditanya mengapa dia melakukan ini ketika dosa sebelumnya dan yang terakhir telah diampuni kepadanya, dia menjawab, “Bukankah aku harus menjadi hamba yang bersyukur?” (Bukhari dan Muslim.)