Dorongan untuk bangun di Malam Hari - Bagian 2 Mishkat al-Masabih 1230
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «رَحِمَ اللَّهُ رَجُلًا قَامَ مِنَ اللَّيْلِ فَصَلَّى وَأَيْقَظَ امْرَأَتَهُ فَصَلَّتْ فَإِنْ أَبَتْ نَضَحَ فِي وَجْهِهَا الْمَاءَ. رَحِمَ اللَّهُ امْرَأَةً قَامَتْ مِنَ اللَّيْلِ فَصَلَّتْ وَأَيْقَظَتْ زَوْجَهَا فَصَلَّى فَإِنْ أَبَى نَضَحَتْ فِي وَجْهِهِ المَاء» . رَوَاهُ أَبُو دَاوُد وَالنَّسَائِيّ
Terjemahan
Abu Huraira melaporkan Rasulullah berkata, “Tuhan tunjukkan rahmat kepada seorang pria yang bangun di malam hari dan berdoa, yang membangunkan istrinya dan dia berdoa, tetapi jika dia menolak menaburkan air ke wajahnya! Tuhan menunjukkan belas kasihan kepada seorang wanita yang bangun di malam hari dan berdoa, yang membangunkan suaminya dan dia berdoa, tetapi jika dia menolak, taburkan air ke wajahnya!” Abu Dawud dan Nasa'i menularkannya.