Doa untuk Pengampunan, dan Pertobatan - Bagian 2 Mishkat al-Masabih 2348

Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ يَزِيدَ قَالَتْ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسلم يقْرَأ: (يَا عبَادي الَّذِي أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا) وَلَا يُبَالِي رَوَاهُ أَحْمَدُ وَالتِّرْمِذِيُّ وَقَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ وَفِي شَرْحِ السُّنَّةِ يَقُولُ: بَدَلَ: يقْرَأ
Terjemahan

Putri Asma dari Yazid berkata bahwa dia mendengar rasul Allah membacakan, “Hamba-hamba-Ku yang telah melanggar jiwa mereka, janganlah putus asa dari rahmat Allah, karena Allah mengampuni semua dosa,” * [menambahkan] “dan Dia tidak peduli.” *Qur'an, xxxix, 53.Ahmad dan Tirmidhi menyebarkannya, yang terakhir mengatakan ini adalah tradisi hasan gharib. Syariah as-sunna memiliki “ucapan” bukannya “membacakan.”