عَن طلحةَ بنِ عبيدِ اللَّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَأَى الْهِلَالَ قَالَ: «اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ» . رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ. وَقَالَ: هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ
Terjemahan

Abu Sa'id al-Khudri menceritakan tentang seorang pria yang berkata kepada utusan Tuhan bahwa dia terjerat dalam kekhawatiran dan hutang. Dia menjawab, “Bukankah aku akan mengajarkan kepadamu kata-kata yang dengannya, apabila kamu mengatakannya, Allah akan menghapus perhatianmu dan melunasi hutangmu?” Dan ketika orang itu menyatakan keinginan untuk mendengar mereka, dia menyuruhnya berkata pagi dan sore, “Ya Tuhan, aku berlindung kepada-Mu dari kepedulian dan kesedihan; aku berlindung kepada-Mu dari ketidakmampuan dan kelonggaran; aku berlindung kepada-Mu dari kekejaman dan pengecut; aku berlindung kepada-Mu agar tidak dikuasai hutang dan ditundukkan oleh manusia.” Dia mengatakan bahwa ketika dia melakukannya, Tuhan menghapus perawatannya dan melunasi hutangnya. Abu Dawud menuliskannya.