Mishkat al-Masabih
Mishkat al-Masabih 2450
وَعَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا جَلَسَ مَجْلِسًا أَوْ صَلَّى تكلَّم بِكَلِمَاتٍ فَسَأَلْتُهُ عَنِ الْكَلِمَاتِ فَقَالَ: " إِنْ تُكُلِّمَ بِخَيْرٍ كَانَ طَابَعًا عَلَيْهِنَّ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَإِنْ تُكُلِّمَ بِشَرٍّ كَانَ كَفَّارَةً لَهُ: سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ ". رَوَاهُ النَّسَائِيّ
Aisyah meriwayatkan bahwa ketika duduk dalam suatu majelis atau selesai salat, Rasulullah mengucapkan kalimat tertentu. Saat ditanya, beliau menjawab, “Mahasuci Engkau, ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Tiada tuhan selain Engkau. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertobat kepada-Mu.” Jika seseorang mengucapkan kebaikan, doa ini menjadi penutup ucapannya hingga hari Kiamat; jika ia mengucapkan keburukan, doa ini menjadi penghapus atas ucapannya. Diriwayatkan oleh an-Nasa’i.