Mishkat al-Masabih

Mishkat al-Masabih 2455

Teks hadis bahasa Arab

وَعَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ: قُلْنَا يَوْمَ الْخَنْدَقِ: يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلْ مِنْ شَيْءٍ نَقُولُهُ؟ فَقَدْ بَلَغَتِ الْقُلُوبُ الْحَنَاجِرَ قَالَ: «نَعَمْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِنَا وَآمِنْ رَوْعَاتِنَا» قَالَ: فَضَرَبَ اللَّهُ وُجُوهَ أَعْدَائِهِ بِالرِّيحِ وَهَزَمَ اللَّهُ بِالرِّيحِ. رَوَاهُ أَحْمد

Terjemahan

Abu Sa’id al-Khudri meriwayatkan bahwa dalam Perang Khandaq—pengepungan Madinah pada tahun 5 H—para sahabat bertanya kepada Rasulullah apakah ada doa yang dapat mereka baca karena ketakutan mereka sangat besar. Beliau menjawab, “Ada: Ya Allah, lindungilah titik-titik lemah kami dan berikanlah rasa aman dari ketakutan kami.” Allah kemudian mengirim angin ke arah musuh-musuh-Nya dan mengalahkan mereka dengan angin itu. Istilah yang diterjemahkan sebagai “titik-titik lemah” merujuk pada celah yang dapat dimanfaatkan musuh dan perlu dijaga. Diriwayatkan oleh Ahmad.