Mengenang Tuhan dan mendekat kepada-Nya - Bagian 2 Mishkat al-Masabih 2275
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ أُمِّ حَبِيبَةَ قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «كُلُّ كَلَامِ ابْنِ آدَمَ عَلَيْهِ لَا لَهُ إِلَّا أَمْرٌ بِمَعْرُوفٍ أَوْ نَهْيٌ عَنْ مُنْكَرٍ أَوْ ذِكْرُ اللَّهِ» . رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَابْنُ مَاجَهْ وَقَالَ التِّرْمِذِيُّ: هَذَا حَدِيث غَرِيب
Terjemahan
Umm Habiba melaporkan Rasulullah berkata, “Segala sesuatu yang dikatakan seorang anak Adam dianggap bertentangan dengan dia dan bukan kebaikannya, kecuali merekomendasikan apa yang baik, melarang apa yang tidak menyenangkan, atau menyebut Tuhan.” Tirmidhi dan Ibnu Majah mengirimkannya, Tirmidhi mengatakan ini adalah tradisi gharib.