Mengenang Tuhan dan mendekat kepada-Nya - Bagian 2 Mishkat al-Masabih 2276
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا تُكْثِرُوا الْكَلَامَ بِغَيْرِ ذِكْرِ اللَّهِ فَإِنَّ كَثْرَةَ الْكَلَامِ بِغَيْرِ ذِكْرِ اللَّهِ قَسْوَةٌ لِلْقَلْبِ وَإِنَّ أَبْعَدَ النَّاسِ مِنَ اللَّهِ الْقَلْبُ الْقَاسِي» . رَوَاهُ التِّرْمِذِيّ
Terjemahan
Ibnu Umar melaporkan rasul Tuhan berkata, “Janganlah berbicara banyak tanpa menyebut Tuhan, karena banyak bicara tanpa menyebut Tuhan menghasilkan kekerasan hati, dan orang yang paling jauh dari Tuhan adalah orang yang memiliki hati yang keras.” Tirmidhi mengirimkannya.