وَعَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ بِهِنَّ حَلَاوَةَ الْإِيمَانِ: مَنْ كَانَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَمَنْ أَحَبَّ عَبْدًا لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ وَمَنْ يَكْرَهُ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ بَعْدَ أَنْ أَنْقَذَهُ اللَّهُ مِنْهُ كَمَا يكره أَن يلقى فِي النَّار "
Terjemahan
Dia juga melaporkan bahwa utusan Tuhan berkata, “Ada tiga kualitas di mana siapa pun yang dicirikan olehnya akan mengalami manisnya iman.

Barangsiapa yang lebih disayangi Allah dan Rasul-Nya daripada yang lain; barangsiapa mencintai manusia hanya karena Allah saja, dan barangsiapa yang sangat menjijikkan kembali ke kekafiran setelah Allah menyelamatkannya darinya seperti dia dilemparkan ke dalam neraka. (Bukhari dan Muslim.)