Mishkat al-Masabih
Mishkat al-Masabih 5657
عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ أَدْنَى أَهْلِ الْجَنَّةِ مَنْزِلَةً لَمَنْ يَنْظُرُ إِلَى جِنَانِهِ وَأَزْوَاجِهِ وَنَعِيمِهِ وَخَدَمِهِ وَسُرُرِهِ مَسِيرَةَ أَلْفِ سَنَةٍ وَأَكْرَمَهُمْ عَلَى اللَّهِ مَنْ يَنْظُرُ إِلَى وَجْهِهِ غُدْوَةً وَعَشِيَّةً» ثُمَّ قَرَأَ (وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَاضِرَةٌ إِلَى ربّها ناظرة) رَوَاهُ أَحْمد وَالتِّرْمِذِيّ
Ibn ʿUmar meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, “Penghuni surga yang paling rendah kedudukannya dapat melihat taman-taman, istri-istri, kenikmatan, para pelayan, dan dipannya dari jarak perjalanan seribu tahun. Orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang memandang wajah-Nya pada pagi dan petang.” Kemudian beliau membaca, “Pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri, memandang Tuhannya.” Diriwayatkan oleh Aḥmad dan al-Tirmidzī.