Mishkat al-Masabih
Mishkat al-Masabih 5663
وسُئل مَالك بن أَنسٍ عَن قَوْله تَعَالَى (إِلى ربِّها ناظرة) فَقِيلَ: قَوْمٌ يَقُولُونَ: إِلَى ثَوَابِهِ. فَقَالَ مَالِكٌ: كَذَبُوا فَأَيْنَ هُمْ عَنْ قَوْلُهُ تَعَالَى: (كَلَّا إِنَّهُمْ عَنْ رَبِّهِمْ يَوْمَئِذٍ لمحجوبونَ) ؟ قَالَ مَالِكٌ النَّاسُ يَنْظُرُونَ إِلَى اللَّهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأَعْيُنِهِمْ وَقَالَ: لَوْ لَمْ يَرَ الْمُؤْمِنُونَ رَبَّهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَمْ يُعَيِّرِ اللَّهُ الْكَفَّارَ بِالْحِجَابِ فَقَالَ (كَلَّا إِنَّهُمْ عَنْ رَبِّهِمْ يَوْمَئِذٍ لمحجوبون) رَوَاهُ فِي «شرح السّنة»
Mālik bin Anas ditanya tentang firman Allah, “memandang kepada Tuhannya.” Dikatakan kepadanya, “Ada orang-orang yang berpendapat bahwa mereka menantikan pahala-Nya.” Mālik menjawab, “Mereka berdusta. Mengapa mereka tidak memperhatikan firman Allah, ‘Sekali-kali tidak! Sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari Tuhan mereka’?” Mālik berkata, “Manusia akan melihat Allah dengan mata mereka sendiri pada Hari Kiamat. Seandainya orang beriman tidak melihat Tuhan mereka pada hari itu, Allah tidak akan mencela orang-orang kafir karena terhalang dari-Nya dengan berfirman, ‘Sekali-kali tidak! Sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari Tuhan mereka.’” Diriwayatkan dalam *Syarḥ al-Sunnah*.