Mishkat al-Masabih
Mishkat al-Masabih 5917
وَعَنْ حُذَيْفَةَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " فِي أَصْحَابِي وَفِي رِوَايَة قا ل: فِي أُمَّتِي اثْنَا عَشَرَ مُنَافِقًا لَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدُونَ رِيحَهَا حَتَّى يَلِجَ الْجَمَلُ فِي سم الْخياط ثَمَانِيَة مِنْهُم تَكُ (فيهم الدُّبَيْلَةُ: سِرَاجٌ مِنْ نَارٍ يَظْهَرُ فِي أَكْتَافِهِمْ حَتَّى تَنْجُمَ فِي صُدُورِهِمْ ". رَوَاهُ مُسْلِمٌ
Hudzaifah meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda, “Di antara para sahabatku—dalam riwayat lain: di antara umatku—terdapat dua belas orang munafik. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium aromanya sampai unta dapat masuk melalui lubang jarum. Delapan dari mereka akan terkena dubailah, yakni semacam pelita api yang muncul pada bahu mereka lalu menjalar keluar di dada.” (Muslim.)