Mishkat al-Masabih

Mishkat al-Masabih 5950

Teks hadis bahasa Arab

وَعَنْ أَبِي الْجَوْزَاءِ قَالَ: قُحِطَ أَهْلُ الْمَدِينَةِ قَحْطًا شَدِيدًا فَشَكَوْا إِلَى عَائِشَةَ فَقَالَتْ: انْظُرُوا قبر النَّبِي صلى الله عَلَيْهِ وَسلم فاجعلوا مِنْهُ كُوًى إِلَى السَّمَاءِ حَتَّى لَا يَكُونَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ السَّمَاءِ سَقْفٌ فَفَعَلُوا فَمُطِرُوا مَطَرًا حَتَّى نَبَتَ الْعُشْبُ وَسَمِنَتِ الْإِبِلُ حَتَّى تَفَتَّقَتْ مِنَ الشَّحْمِ فَسُمِّيَ عَامَ الْفَتْقِ. رَوَاهُ الدَّارِمِيُّ

Terjemahan

Abu al-Jauza meriwayatkan bahwa penduduk Madinah mengalami kekeringan hebat dan mengadukannya kepada Aisyah. Ia berkata, “Lihatlah kubur Nabi ﷺ dan buatlah lubang terbuka di atasnya menuju langit, sehingga tidak ada atap di antara kubur dan langit.” Mereka melakukannya. Hujan deras turun, rumput tumbuh, dan unta-unta menjadi sangat gemuk hingga tampak kulitnya merekah karena lemak. Tahun itu disebut “Tahun al-Fatq.” (Ad-Darimi.)