Mishkat al-Masabih
Mishkat al-Masabih 5960
وَعَنْهَا قَالَتْ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسلم يَقُول: «مامن نَبِيٍّ يَمْرَضُ إِلَّا خُيِّرَ بَيْنَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ» . وَكَانَ فِي شَكْوَاهُ الَّذِي قُبِضَ أَخَذَتْهُ بُحَّةٌ شَدِيدَةٌ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ: مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ من الصديقين والنبيين وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ. فَعَلِمْتُ أَنَّهُ خُيِّرَ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
Aisyah meriwayatkan bahwa ia mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, “Tidaklah seorang nabi jatuh sakit melainkan ia diberi pilihan antara dunia dan akhirat.” Pada sakit yang menyebabkan wafatnya, suara beliau menjadi sangat parau. Aisyah mendengar beliau berkata, “Bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat, yaitu para shiddiqin, nabi, syuhada, dan orang-orang saleh.” Ia pun mengetahui bahwa beliau telah diberi pilihan. (Al-Bukhari dan Muslim.)