Mishkat al-Masabih

Mishkat al-Masabih 24

Teks hadis bahasa Arab

وَعَن معَاذ رَضِي الله عَنهُ قَالَ كُنْتُ رِدْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسلم على حمَار يُقَال لَهُ عفير فَقَالَ يَا معَاذ هَل تَدْرِي حَقُّ اللَّهِ عَلَى عِبَادِهِ وَمَا حَقُّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ؟ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ فَإِنَّ حَقَّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ أَنْ يَعْبُدُوهُ وَلَا يُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَحَقُّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ أَنْ لَا يُعَذِّبَ مَنْ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَلَا أُبَشِّرُ بِهِ النَّاسَ قَالَ لَا تُبَشِّرُهُمْ فَيَتَّكِلُوا

Terjemahan

Dari Mu‘adz, semoga Allah meridainya, ia berkata: Aku membonceng di belakang Nabi, semoga Allah melimpahkan selawat dan salam kepadanya, di atas seekor keledai bernama ‘Ufair. Beliau bertanya, “Mu‘adz, tahukah engkau hak Allah atas para hamba-Nya dan hak para hamba atas Allah?” Aku menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Beliau bersabda, “Hak Allah atas para hamba ialah mereka menyembah-Nya tanpa menyekutukan-Nya dengan apa pun. Hak para hamba atas Allah ialah Dia tidak menyiksa orang yang tidak menyekutukan-Nya dengan apa pun.” Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, tidakkah sebaiknya kusampaikan kabar gembira ini kepada orang-orang?” Beliau menjawab, “Jangan sampaikan kabar gembira itu kepada mereka, karena mereka akan bersandar padanya.”