Ketergantungan pada Kitab dan Sunnah - Bagian 2 Mishkat al-Masabih 167

Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يَكُونَ هَوَاهُ تَبَعًا لِمَا جِئْتُ بِهِ» رَوَاهُ فِي شَرْحِ السُّنَّةَ وَقَالَ النَّوَوِيُّ فِي أَرْبَعِينِهِ: هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ رَوَيْنَاهُ فِي كتاب الْحجَّة بِإِسْنَاد صَحِيح
Terjemahan

'Abdallah b. 'Amr melaporkan utusan Tuhan yang mengatakan, "Tidak ada di antara kamu yang beriman sampai keinginannya mengikuti apa yang telah Kubawa." Dia menyampaikannya dalam Syarh al-sunnah; dan an-Nawawi berkata dalam Arba'in-nya, "Ini adalah tradisi bunyi yang telah kami sampaikan dalam Kitab al-hujja dengan bunyi isnad."