Mishkat al-Masabih
Mishkat al-Masabih 180
وَعَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا ضَلَّ قَوْمٌ بَعْدَ هُدًى كَانُوا عَلَيْهِ إِلَّا أُوتُوا الْجَدَلَ» . ثُمَّ قَرَأَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذِهِ الْآيَةَ: (مَا ضَرَبُوهُ لَكَ إِلَّا جدلا بل هم قوم خصمون) رَوَاهُ أَحْمد وَالتِّرْمِذِيّ وَابْن مَاجَه
Abū Umāmah meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Tidaklah suatu kaum tersesat setelah sebelumnya berada di atas petunjuk, melainkan mereka terjerumus ke dalam perdebatan.” Kemudian Rasulullah ﷺ membaca ayat ini, “Mereka tidak mengemukakan hal itu kepadamu selain untuk membantah. Bahkan, mereka adalah kaum yang suka bertengkar.” (Al-Qur’an, 43:58.) Diriwayatkan oleh Aḥmad, at-Tirmiżī, dan Ibn Mājah.