Mishkat al-Masabih 2205

Teks hadis bahasa Arab
وَعَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَطِّعُ قِرَاءَتَهُ يَقُولُ: الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ثُمَّ يَقِفُ ثُمَّ يَقُولُ: الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ثُمَّ يَقِفُ. رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَقَالَ: لَيْسَ إِسْنَادُهُ بِمُتَّصِلٍ لِأَنَّ اللَّيْثَ رَوَى هَذَا الْحَدِيثَ عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ يَعْلَى بْنِ مَمْلَكٍ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ وَحَدِيثُ اللَّيْث أصح
Terjemahan

Ibnu Juraij mengutip Ibnu Abu Mulaika yang melaporkan Umm Salama mengatakan, 'Utusan Allah biasa membuat jeda dalam pembacaannya. Dia akan berkata, “Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta”, lalu berhentilah. Selanjutnya dia akan berkata, 'Yang Penyayang, Yang Maha Penyayang', lalu berhenti. Tirmidhi mentransmisikannya, tetapi dia mengatakan bahwa isnadnya tidak sepenuhnya terhubung, karena al-Laith menularkan tradisi ini dari Ibnu Abu Mulaika dari Yā'lā b. Mamlak dari Umm Salama, dan tradisi al-Laith lebih kuat.