Mishkat al-Masabih
Mishkat al-Masabih 2207
وَعَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسلم: «اقرؤوا الْقُرْآنَ بِلُحُونِ الْعَرَبِ وَأَصْوَاتِهَا وَإِيَّاكُمْ وَلُحُونَ أَهْلِ الْعِشْق وَلُحُون أهل الْكِتَابَيْنِ وسيجي بعدِي قوم يرجعُونَ بِالْقُرْآنِ ترجع الْغِنَاءِ وَالنَّوْحِ لَا يُجَاوِزُ حَنَاجِرَهُمْ مَفْتُونَهٌ قُلُوبُهُمْ وَقُلُوبُ الَّذِينَ يُعْجِبُهُمْ شَأْنُهُمْ» . رَوَاهُ الْبَيْهَقِيُّ فِي شعب الْإِيمَان
Hudzaifah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, “Bacalah Al-Qur’an dengan intonasi dan lagu orang Arab, tetapi hindarilah lagu para pelantun syair cinta dan penganut dua kitab. Setelah wafatku, akan ada orang yang melagukan Al-Qur’an dengan getaran suara seperti nyanyian dan ratapan; bacaannya tidak melewati tenggorokan mereka, dan mereka serta orang yang terpesona olehnya akan tersesat.” Al-Baihaqi dalam Shu’ab al-Iman dan Razin.