Perhotelan - Bagian 1 Mishkat al-Masabih 4244

Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ أَبِي شُرَيْحٍ الْكَعْبِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ جَائِزَتُهُ يَوْمٌ وَلَيْلَةٌ وَالضِّيَافَةُ ثَلَاثَةُ أَيَّامٍ فَمَا بَعْدَ ذَلِكَ فَهُوَ صَدَقَةٌ وَلَا يَحِلُّ لَهُ أَنْ يَثْوِيَ عِنْدَهُ حَتَّى يُحَرِّجَهُ»
Terjemahan

Abu Shuraih al-Ka'bi melaporkan utusan Tuhan berkata, “Barangsiapa percaya kepada Tuhan dan hari terakhir harus menghormati tamunya. Perbekalan untuk jalan adalah apa yang akan digunakan untuk siang dan malam; keramahan berlangsung selama tiga hari; apa yang melampaui itu adalah sadaqa; dan tidak diperbolehkan bagi seorang tamu untuk tinggal sampai dia membuat dirinya menjadi beban. (Bukhari dan Muslim.)