Mishkat al-Masabih
Mishkat al-Masabih 4247
عَن المقدامِ بن معدي كرب سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «أَيُّمَا مُسْلِمٍ ضَافَ قَوْمًا فَأَصْبَحَ الضَّيْفُ مَحْرُومًا كَانَ حَقًّا عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ نَصْرُهُ حَتَّى يَأْخُذَ لَهُ بِقِرَاهُ مِنْ مَالِهِ وَزَرْعِهِ» . رَوَاهُ الدَّارمِيّ وَأَبُو دَاوُد وَفِي رِوَايَة: «وَأَيُّمَا رَجُلٍ ضَافَ قَوْمًا فَلَمْ يُقْرُوهُ كَانَ لَهُ أَن يعقبهم بِمثل قراه»
Al-Miqdam bin Ma’dikarib meriwayatkan bahwa ia mendengar Nabi ﷺ bersabda, “Muslim mana pun yang menjadi tamu suatu kaum lalu tidak dijamu, setiap muslim wajib menolongnya hingga ia mengambil dari harta atau hasil tanaman mereka setara dengan jamuan yang semestinya ia terima.” Diriwayatkan oleh ad-Darimi dan Abu Dawud. Dalam riwayat lain: “Siapa pun yang bertamu kepada suatu kaum lalu mereka tidak menjamunya, ia berhak mengambil dari mereka setara dengan jamuan yang menjadi haknya.”