Menyisir Rambut - Bagian 3 Mishkat al-Masabih 4479

Teks hadis bahasa Arab
وَعَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ كَانَ يَصْفِّرُ لِحْيَتَهُ بِالصُّفْرَةِ حَتَّى تَمْتَلِئَ ثِيَابُهُ مِنَ الصُّفْرَةِ فَقِيلَ لَهُ: لِمَ تُصْبِغُ بِالصُّفْرَةِ؟ قَالَ: أَنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْبُغُ بِهَا وَلَمْ يَكُنْ شَيْءٌ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْهَا وَقد كَانَ يصْبغ ثِيَابَهُ كُلَّهَا حَتَّى عِمَامَتَهُ. رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ وَالنَّسَائِيّ
Terjemahan

Ibnu Umar biasa membuat janggutnya menjadi kuning dengan pewarna kuning sehingga pakaiannya penuh dengan itu. Dia ditanya mengapa dia menggunakan pewarna kuning dan menjawab, “Saya melihat utusan Tuhan menggunakannya sebagai pewarna, dan dia tidak menyukai apa pun yang lebih baik daripada itu. Dia biasa mewarnai semua pakaiannya dengan itu, bahkan sorbannya.” Abu Dawud dan Nasa'i menularkannya.