Menyisir Rambut - Bagian 3 Mishkat al-Masabih 4488
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ أَنَّهُ سَمِعَ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ يَقُولُ: كَانَ إِبْرَاهِيمُ خَلِيلُ الرَّحْمَنِ أوَّلَ النَّاس ضيَّف الضَّيْف وَأَوَّلَ النَّاسِ اخْتَتَنَ وَأَوَّلَ النَّاسِ قَصَّ شَارِبَهُ وَأَوَّلَ النَّاسِ رَأَى الشَّيْبَ فَقَالَ: يَا رَبِّ: مَا هَذَا؟ قَالَ الرَّبُّ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: وَقَارٌ يَا إِبْرَاهِيمُ قَالَ: رَبِّ زِدْنِي وَقَارًا. رَوَاهُ مَالك
Terjemahan
Yahya b. Sa'id mengatakan bahwa dia mendengar Sa'id b. al-Musayyib berkata
Abraham, sahabat Sang Penyayang, adalah orang pertama yang menjamu tamu, orang pertama yang disunat, orang pertama yang memotong kumisnya, dan orang pertama yang melihat rambut abu-abu, jadi dia berkata, “Apakah ini, Tuhanku?” Tuhan yang diberkati dan ditinggikan menjawab, “Bermartabat, Abraham.” Dia berkata, “Ya Tuhanku, berilah aku lebih bermartabat.” Malik menularkannya.