Sandal - Bagian 1 Mishkat al-Masabih 4412
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ جَابِرٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا انْقَطَعَ شِسْعُ نَعْلِهِ فَلَا يَمْشِ فِي نَعْلٍ وَاحِدَةٍ حَتَّى يُصْلِحَ شِسْعَهُ وَلَا يَمْشِ فِي خُفٍّ وَاحِدٍ وَلَا يأكلْ بِشمَالِهِ وَلَا يجتبي بِالثَّوْبِ الْوَاحِدِ وَلَا يَلْتَحِفِ الصَّمَّاءَ» . رَوَاهُ مُسْلِمٌ
Terjemahan
Jabir melaporkan utusan Tuhan berkata, “Ketika tali sandal seseorang dipotong, dia tidak boleh berjalan dengan satu sandal sampai dia memperbaiki tangnya; dia tidak boleh berjalan dengan satu sepatu, atau makan dengan tangan kirinya, atau menopang dirinya sendiri ketika duduk dengan satu pakaian yang dililitkan di lututnya, atau membungkus dirinya sepenuhnya tanpa membuka lengan.” Muslim menularkannya.