وَعَنْهُ أَنَّهُ تَوَضَّأَ فَأَفْرَغَ عَلَى يَدَيْهِ ثَلَاثًا ثُمَّ تَمَضْمَضَ وَاسْتَنْثَرَ ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ الْيُمْنَى إِلَى الْمِرْفَقِ ثَلَاثًا ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ الْيُسْرَى إِلَى الْمِرْفَقِ ثَلَاثًا ثُمَّ مَسَحَ بِرَأْسِهِ ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَهُ الْيُمْنَى ثَلَاثًا ثُمَّ الْيُسْرَى ثَلَاثًا ثُمَّ قَالَ: " رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ نَحْوَ وُضُوئِي هَذَا ثُمَّ قَالَ: «مَنْ تَوَضَّأَ وُضُوئِي هَذَا ثُمَّ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ لَا يُحَدِّثُ نَفسه فيهمَا بِشَيْء إِلَّا غفر لَهُ مَا تقدم من ذَنبه» . وَلَفظه للْبُخَارِيّ
Terjemahan

'Utsman berwudhu, menuangkan air ke tangannya tiga kali, kemudian berkumur dan menghirup air, lalu membasuh mukanya tiga kali, lalu membasuh lengan kanannya sampai siku tiga kali, lalu membasuh lengan kirinya sampai ke siku tiga kali, lalu menyeka kepalanya, lalu membasuh kaki kanannya tiga kali, lalu kiri tiga kali. Dia kemudian berkata, "Aku telah melihat utusan Tuhan berwudhu seperti yang telah aku lakukan barusan," menambahkan, "Jika seseorang melakukan wudhu seperti yang telah aku lakukan, maka sholat dua raka* tanpa membiarkan pikirannya terganggu, kesalahannya di masa lalu akan diampuni." *Bagian dari doa harian. Setiap waktu shalat memiliki jumlah raka yang ditentukan (Bukhari dan Muslim, kata-katanya adalah Bukhari.)