وَعَن أبي سعيد الْخُدْرِيّ قَالَ: قيل يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنَتَوَضَّأُ مِنْ بِئْرٍ بُضَاعَةَ وَهِيَ بِئْرٌ يُلْقَى فِيهَا الْحِيَضُ وَلُحُومُ الْكِلَابِ وَالنَّتْنُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ الْمَاءَ طَهُورٌ لَا يُنَجِّسُهُ شَيْءٌ» . رَوَاهُ أَحْمد وَالتِّرْمِذِيّ وَأَبُو دَاوُد وَالنَّسَائِيّ
Terjemahan

Abu Sa'id al-Khudri mengatakan bahwa beberapa orang bertanya kepada utusan Tuhan apakah mereka boleh berwudhu dari sumur Buda'a, yang merupakan sumur di mana kain haid, anjing mati dan benda-benda bau dilemparkan ke dalamnya, dan dia menjawab, "Air itu murni dan tidak tercemar oleh apa pun." Ahmad, Tirmidzi, Abu Dawud dan Nasa'i menyampaikannya.