وَعَنْ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى لَيَطَّلِعُ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ» . رَوَاهُ ابْن مَاجَه وَرَوَاهُ أَحْمَدُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ وَفِي رِوَايَته: «إِلَّا اثْنَيْنِ مُشَاحِن وَقَاتل نفس»
Terjemahan

Abu Musa al-Ash'ari melaporkan Rasulullah berkata, “Tuhan Yang Mahatinggi memandang rendah pada tengah malam Sya'ban dan mengampuni semua makhluk-Nya, kecuali orang musyrik atau orang yang bermusuhan.” Ibnu Majah mengirimkannya, dan Ahmad menularkannya dari 'Abdallah b. 'Amr b. al-'As. Versinya memiliki, “kecuali dua, satu yang bermusuhan dan seorang pembunuh.”