Kewajiban untuk mencela para penguasa karena apa yang mereka lakukan melawan Syariah, tetapi mereka tidak boleh diperjuangkan selama mereka berdoa secara teratur, dll Sahih Muslim 1854 c

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي أَبُو الرَّبِيعِ الْعَتَكِيُّ، حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، - يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ - حَدَّثَنَا الْمُعَلَّى بْنُ، زِيَادٍ وَهِشَامٌ عَنِ الْحَسَنِ، عَنْ ضَبَّةَ بْنِ مِحْصَنٍ، عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ، قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏.‏ بِنَحْوِ ذَلِكَ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ ‏"‏ فَمَنْ أَنْكَرَ فَقَدْ بَرِئَ وَمَنْ كَرِهَ فَقَدْ سَلِمَ ‏"‏ ‏.‏
Terjemahan

Versi lain dari tradisi yang diriwayatkan pada otoritas yang sama mengaitkan kata-kata yang sama dengan Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) kecuali bahwa itu menggantikan kariha dengan ankhara dan sebaliknya.