Tidak suka masuk pada malam hari ketika pulang dari perjalanan Sahih Muslim 715 w
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنِي إِسْمَاعِيلُ بْنُ سَالِمٍ، حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، أَخْبَرَنَا سَيَّارٌ، ح وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى،
- وَاللَّفْظُ لَهُ - حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، عَنْ سَيَّارٍ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ كُنَّا مَعَ
رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي غَزَاةٍ فَلَمَّا قَدِمْنَا الْمَدِينَةَ ذَهَبْنَا لِنَدْخُلَ فَقَالَ "أَمْهِلُوا
حَتَّى نَدْخُلَ لَيْلاً - أَىْ عِشَاءً - كَىْ تَمْتَشِطَ الشَّعِثَةُ وَتَسْتَحِدَّ الْمُغِيبَةُ "
Terjemahan
Telah diriwayatkan tentang kewibawaan Jabir b. 'Abdullah yang mengatakan
Kami menemani Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dalam sebuah ekspedisi. Ketika kami datang (kembali) ke Madinah dan hendak masuk ke rumah kami, dia berkata: Tunggu dan masuklah (rumahmu) pada akhir malam sehingga seorang wanita dengan rambut acak-acakan mungkin telah menggunakan sisir, dan seorang wanita yang suaminya telah jauh dari rumah mungkin telah mencabut rambut dari bagian pribadinya.