Kewajiban menaati pemimpin dalam hal-hal yang tidak melibatkan dosa, tetapi dilarang menaati mereka dalam hal-hal berdosa Sahih Muslim 1838 a

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ يَحْيَى بْنِ حُصَيْنٍ، قَالَ سَمِعْتُ جَدَّتِي، تُحَدِّثُ أَنَّهَا سَمِعَتِ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَخْطُبُ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ وَهُوَ يَقُولُ ‏"‏وَلَوِ اسْتُعْمِلَ عَلَيْكُمْ عَبْدٌ يَقُودُكُمْ بِكِتَابِ اللَّهِ فَاسْمَعُوا لَهُ وَأَطِيعُوا ‏"‏ ‏.‏
Terjemahan
Telah diriwayatkan tentang otoritas Yahya b. Husain yang mempelajari tradisi tersebut dari neneknya. Dia mengatakan bahwa dia mendengar Nabi (صلى الله عليه وسلم) menyampaikan khotbahnya pada kesempatan Ziarah Terakhir. Dia mengatakan

Jika seorang budak ditunjuk atas kamu dan dia melakukan urusanmu sesuai dengan Kitab Allah, kamu harus mendengarkannya dan obeey (perintahnya).