Kewajiban menaati pemimpin dalam hal-hal yang tidak melibatkan dosa, tetapi dilarang menaati mereka dalam hal-hal berdosa Sahih Muslim 1839 a

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا لَيْثٌ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ قَالَ ‏"‏عَلَى الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ السَّمْعُ وَالطَّاعَةُ فِيمَا أَحَبَّ وَكَرِهَ إِلاَّ أَنْ يُؤْمَرَ بِمَعْصِيَةٍ فَإِنْ أُمِرَ بِمَعْصِيَةٍ فَلاَ سَمْعَ وَلاَ طَاعَةَ ‏"‏ ‏.‏
Terjemahan
Telah diriwayatkan tentang otoritas Ibnu 'Umar bahwa Nabi (صلى الله عليه وسلم) bersabda

Adalah wajib bagi seorang Muslim bahwa dia harus mendengarkan (penguasa yang ditunjuk atasnya) dan mematuhinya apakah dia suka atau tidak, kecuali bahwa dia diperintahkan untuk melakukan hal yang berdosa. Jika dia diperintahkan untuk melakukan tindakan berdosa, seorang Muslim tidak boleh mendengarkannya atau dia tidak boleh mematuhi perintahnya.