Ketika hamba itu ditempatkan di kuburannya, teman-temannya menelusuri kembali langkah mereka, dan dia mendengar suara langkah kaki mereka, dua malaikat datang kepadanya dan membuatnya duduk dan berkata kepadanya: Apa yang harus Anda katakan tentang orang ini (Nabi)? Jika dia seorang mukmin, dia akan berkata: Saya bersaksi tentang fakta bahwa dia adalah hamba Allah dan Rasul-Nya. Kemudian akan dikatakan kepadanya: Lihatlah tempat dudukmu di Api Neraka, karena Allah telah menggantikannya (tempat dudukmu) dengan tempat duduk di surga. Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: Dia akan diperlihatkan kedua kursi. Qatada berkata: Disebutkan kepada kami bahwa kuburannya (kubur orang beriman) meluas hingga tujuh puluh hasta dan penuh dengan kehijauan sampai hari ketika mereka akan dibangkitkan.
Kitab Surga, Deskripsinya, Nikmatnya, dan Penghuninya
Sahih Muslim - Hadis 2870a
Ujian Kubur
Narasi ini menggambarkan ujian pertama setelah kematian - pertanyaan di kubur oleh dua malaikat, Munkar dan Nakir. Ketika sahabat almarhum pergi, realitas akhirat segera dimulai bagi jiwa.
Kesaksian Orang Beriman
Malaikat menanyai almarhum tentang Nabi Muhammad (ﷺ). Orang beriman, dengan rahmat ilahi, menegaskan kesaksian iman: "Saya bersaksi bahwa dia adalah hamba Allah dan Rasul-Nya." Ini menunjukkan bahwa iman sejati bertahan melampaui kematian.
Substitusi Ilahi
Allah mengganti apa yang ditakdirkan sebagai tempat di Neraka dengan tempat di Surga. Orang beriman diperlihatkan kedua posisi - hukuman yang semestinya dia terima dan rahmat yang diberikan - sehingga dia menghargai karunia Allah yang tak terbatas.
Perluasan Kubur
Seperti yang disebutkan oleh Qatada, kubur orang beriman meluas tujuh puluh hasta dan dipenuhi dengan kehijauan hingga Hari Kebangkitan. Ini melambangkan kenyamanan dan kelapangan yang diberikan kepada orang beriman, yang kontras dengan penyempitan bagi orang kafir.
Wawasan Ilmiah
Hadis ini mengonfirmasi realitas ujian kubur (fitnat al-qabr) dan keadaan perantara (barzakh). Perluasan mewakili pencerahan spiritual, sementara kehijauan menandakan berkah dan ketenangan yang diberikan kepada orang beriman.
Pertanyaan berfokus pada Nabi (ﷺ) karena penerimaan pesannya adalah dasar iman Islam. Tanggapan benar orang beriman datang melalui bantuan ilahi (tawfiq), bukan hanya kemampuan pribadi.