Bukti bahwa keislaman seseorang yang menjadi muslim di ranjang kematiannya adalah sah, selama kematian itu belum dimulai; Pembatalan izin untuk memohon pengampunan bagi para penyembah berhala; Bukti bahwa orang yang mati sebagai penyembah berhala adalah salah satu dari orang-orang neraka dan tidak ada campur tangan yang dapat menyelamatkannya dari itu Sahih Muslim 25 a
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبَّادٍ، وَابْنُ أَبِي عُمَرَ، قَالاَ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ، عَنْ يَزِيدَ، - وَهُوَ ابْنُ كَيْسَانَ - عَنْ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِعَمِّهِ عِنْدَ الْمَوْتِ "قُلْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ أَشْهَدُ لَكَ بِهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ " . فَأَبَى فَأَنْزَلَ اللَّهُ { إِنَّكَ لاَ تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ} الآيَةَ
Terjemahan
Diriwayatkan tentang kewibawaan Abu Huraira bahwa Rasulullah berkata kepada pamannya pada saat kematiannya
Buatlah pengakuan bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan aku akan memberikan kesaksian (bahwa kamu adalah seorang Muslim) pada hari kiamat. Tetapi dia (Abu Thalib) menolak untuk melakukannya. Kemudian Allah menyatakan ayat ini: "Sesungguhnya engkau tidak dapat membimbing ke jalan yang benar yang engkau kasihi. Dan Allahlah yang membimbing siapa yang dikehendaki-Nya dan Dia paling mengetahui siapa yang dibimbing" (xxviii. 56).