Bukti bahwa orang yang mati percaya pada tauhid pasti akan masuk surga Sahih Muslim 33 b
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ نَافِعٍ الْعَبْدِيُّ، حَدَّثَنَا بَهْزٌ، حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، حَدَّثَنَا ثَابِتٌ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ حَدَّثَنِي عِتْبَانُ بْنُ مَالِكٍ، أَنَّهُ عَمِيَ فَأَرْسَلَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ تَعَالَ فَخُطَّ لِي مَسْجِدًا . فَجَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَجَاءَ قَوْمُهُ وَنُعِتَ رَجُلٌ مِنْهُمْ يُقَالُ لَهُ مَالِكُ بْنُ الدُّخْشُمِ . ثُمَّ ذَكَرَ نَحْوَ حَدِيثِ سُلَيْمَانَ بْنِ الْمُغِيرَةِ
Terjemahan
Diriwayatkan pada otoritas Anas bahwa 'Itban b. Malik mengatakan kepadanya bahwa dia menjadi buta. Dia mengirim pesan kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bahwa dia harus datang dan menandai tempat ibadah untuknya. Setelah itu datanglah Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dan rakyatnya dan kemudian terjadi diskusi di antara mereka tentang seorang pria yang dikenal sebagai Malik b. Dukhshum, dan selanjutnya perawi menggambarkan hadis Sulaiman b. Mughira seperti yang disebutkan di atas.