Bukti bahwa cinta kepada Ansar dan Ali (r.a.) adalah bagian dari iman dan tandanya; Membenci mereka adalah tanda kemunafikan Sahih Muslim 78
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، وَأَبُو مُعَاوِيَةَ عَنِ الأَعْمَشِ، ح وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، - وَاللَّفْظُ لَهُ - أَخْبَرَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ، عَنْ زِرٍّ، قَالَ قَالَ عَلِيٌّ وَالَّذِي فَلَقَ الْحَبَّةَ وَبَرَأَ النَّسَمَةَ إِنَّهُ لَعَهْدُ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ صلى الله عليه وسلم إِلَىَّ أَنْلاَ يُحِبَّنِي إِلاَّ مُؤْمِنٌ وَلاَ يُبْغِضَنِي إِلاَّ مُنَافِقٌ .
Terjemahan
Zirr melaporkan
'Ali mengamati: Demi Dia yang membelah benih dan menciptakan sesuatu yang hidup, Rasul (semoga damai dan berkah atasnya) memberiku janji bahwa tidak seorang pun kecuali orang percaya akan mengasihi aku, dan tidak ada seorang pun kecuali orang munafik yang akan memelihara dendam terhadapku.