Sahih Muslim
Sahih Muslim 104 b
Larangan memukul cek, merobek pakaian dan memanggil dengan panggilan Jahilliyyah
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ، وَإِسْحَاقُ بْنُ مَنْصُورٍ، قَالاَ أَخْبَرَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ، أَخْبَرَنَا أَبُو عُمَيْسٍ، قَالَ سَمِعْتُ أَبَا صَخْرَةَ، يَذْكُرُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ، وَأَبِي، بُرْدَةَ بْنِ أَبِي مُوسَى قَالاَ أُغْمِيَ عَلَى أَبِي مُوسَى وَأَقْبَلَتِ امْرَأَتُهُ أُمُّ عَبْدِ اللَّهِ تَصِيحُ بِرَنَّةٍ . قَالاَ ثُمَّ أَفَاقَ قَالَ أَلَمْ تَعْلَمِي - وَكَانَ يُحَدِّثُهَا - أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ "أَنَا بَرِيءٌ مِمَّنْ حَلَقَ وَسَلَقَ وَخَرَقَ " .
Terjemahan
Diriwayatkan tentang otoritas Abu Burda bahwa Abu Musa jatuh pingsan dan istrinya Umm Abdullah datang ke sana dan meratap dengan keras. Ketika dia merasa lega, dia berkata
Apakah kamu tidak tahu? -dan meriwayatkan kepadanya: Sesungguhnya Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: Aku tidak peduli dengan orang yang mencukur rambutnya, meratap dengan keras dan merobek (pakaiannya dalam kesedihan).