Mengklarifikasi larangan tegas membiarkan pakaian seseorang menggantung di bawah pergelangan kaki (isbal), mengingatkan orang lain tentang hadiah seseorang dan menjual barang dengan cara sumpah palsu; Sebutkan tiga orang yang kepadanya Allah Ta'Raya tidak akan berbicara pada hari kiamat, atau melihat mereka, atau menguduskan mereka, dan siksaan mereka akan menjadi siksaan yang menyakitkan Sahih Muslim 106 a

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، وَابْنُ، بَشَّارٍ قَالُوا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، عَنْ شُعْبَةَ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ مُدْرِكٍ، عَنْ أَبِي زُرْعَةَ، عَنْ خَرَشَةَ بْنِ الْحُرِّ، عَنْ أَبِي ذَرٍّ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ثَلاَثَةٌ لاَ يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلاَ يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ وَلاَ يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ ‏"‏ قَالَ فَقَرَأَهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ثَلاَثَ مِرَارٍ ‏.‏ قَالَ أَبُو ذَرٍّ خَابُوا وَخَسِرُوا مَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ ‏"‏ الْمُسْبِلُ وَالْمَنَّانُ وَالْمُنَفِّقُ سِلْعَتَهُ بِالْحَلِفِ الْكَاذِبِ ‏"
Terjemahan
Diriwayatkan tentang otoritas Abu Dharr bahwa Rasulullah (semoga dia mengatasnya) mengamati

Tiga adalah (orang-orang) yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat, dan tidak mau melihat mereka dan tidak akan mengampuni dan ada hajaran yang menyakitkan bagi mereka. Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) mengulanginya tiga kali. Abu Dharr berkomentar: Mereka gagal dan mereka kalah; siapakah orang-orang ini, Rasulullah? Atas hal ini dia (Nabi) memamatikan: Mereka adalah: penyeret pakaian bawah, pembalas kewajiban penjual barang dengan sumpah palsu.